Cara Mendidik Anak yang Baik di Era Digital yang Mengkhawatirkan Ini

cara mendidik anak

Cara Mendidik Anak yang Baik – Tentu setiap orang menginginkan anaknya tumbuh sebagai anak yang baik, dan memiliki perilaku yang membanggakan. Namun mendidik anak bukanlah perkara yang mudah, butuh perjuangan ekstra dan juga ilmu agar tak salah.

Hal ini karena jika orang tua salah dalam mendidik, salah-salah anak justru akan memiliki perilaku menyimpang, menjadi seorang pembangkang, atau melakukan hal-hal yang merugikan bagi dirinya maupun orang lain.

Di dalam mendidik anak, orang tua perlu menanamkan nilai-nilai dasar yang baik. Sehingga nantinya sekuat apapun pengaruh lingkungannya, anak yang sudah memiliki dasar pendidikan yang baik dari orang tuanya bisa memfilter pengaruh-pengaruh tak baik dari lingkungan.

Pendidikan yang baik juga membantu anak dalam ia meraih kesuksesannya nanti.

Sejumlah sifat dasar yang perlu dimiliki seorang anak di antaranya adalah kepercayaan, kemandirian, kejujuran, ketahanan diri maupun sikap empati.

Adapun untuk mendidik anak, caranya adalah orang tua bisa menyesuaikan bagaimana cara mendidik anak sesuai dengan usia si anak.

 

cara mendidik anak di indonesia

 

Cara Mendidik Anak Usia 1-12 Bulan

Bagi anak-anak usia 1-12 bulan ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika orang tua mendidiknya.

Di antaranya adalah orang tua harus memperkuat jalinan antara bunda maupun si kecil. Dengan demikian orang tua akan mudah mengerti ketika si anak menangis mengenai apa yang harus dilakukannya.

Perkuatlah hubungan dengan anak seperti melalui sentuhan. Menyentuhnya saat ia menangis, kelihatannya hal sepele. Namun sikap demikian bisa menanamkan pada otak si kecil bahwa dunia adalah tempat yang aman untuk mereka.

Kedekatan dengan orang tua juga akan membuat anak belajar komunikasi dan percaya dengdan orang lain dengan cara yang tepat sehingga membantunya berinteraksi secara sosial.

Pada usia anak 1-12 bulan, maka cara mendidik selanjutnya adalah dengan sering-sering mengajak si kecil bicara.

Otak merupakan organ yang mencari pola, semakin sering pola bahasa diperdengarkan maka semakin mudah bagi si kecil mempelajari hal itu nantinya.

Kosakata yang didengarkan si kecil akan merangsang aktivitas otaknya sehingga si kecil bisa lebih ekspresif, aktif dan lebih percaya diri ketika mengemukakan pendapat.

Pada usia ini orang tua juga bisa memperdengarkan musik klasik pada anak. Hal ini karena musik klasik bisa memberikan pengaruh pada perkembangan pemikiran spasial-temporal bayi.

Selain itu pada usia ini orang tua bisa menunjukkan berbagai ekspresi kepada si kecil. Hal ini bisa bermanfaat agar si kecil kelak lebih peka  dan membuatnya memiliki kemampuan komunikasi non-verbal yang baik.

 

Cara Mendidik Anak Usia Pra Sekolah

Pada usia ini orang tua bisa mengajarkan kepada anak untuk berjuang lebih keras. Adapun caranya adalah dengan tidak mudah untuk memudahkan anak.

Sebagai contoh, saat anak masih baru belajar berjalan biasanya ia mudah terseok-seok atau berjalan lamban. Orang tua juga mungkin khawatir si anak akan kecapean sehingga ia kemudian memilih untuk menggendong si kecil meskipun ia sebenarnya baru saja berjalan beberapa langkah.

Cara demikian sebenarnya tidak baik. Orang tua bisa membiarkan si kecil untuk berusaha lebih keras dahulu supaya ia belajar mandiri dan tidak manja.

Contoh yang lain adalah masalah mengenakan baju. Orang tua sebaiknya mengajarkan anak memakai bajunya sendiri.

Pendidikan lain yang bisa diberikan pada anak usia ini adalah memberikannya mainan yang sesuai.

Orang tua harus ingat untuk tidak membiarkan anaknya kecanduan gadget. Sehingga orang tua harus bisa memberikan alternatif mainan lain.

Orang tua bisa memilihkan si kecil mainan yang mendidik seperti lego. Atau mengajak ia bermain di luar rumah untuk melakukan permainan tradisional bersama teman-temannya.

Orang tua juga harus belajar mendisiplinkan si kecil. Perlu diingat disiplin bukan hukuman namun cara untuk mengajarkan sesuatu.

 

cara mendidik anak yang benar

 

Orang tua pada usia ini juga musti memuji perbuatan baik si kecil. Jangan hanya mengomentari perbuatan buruk si kecil saja, namun hal-hal baik darinya harus diberi apresiasi.

Dengan demikian si kecil akan merasa mendapat perhatian dan senang berbuat baik

Selain itu jangan lupa untuk memberikan contoh yang baik. Sebagaimana kata-kata orang bijak, pendidikan yang baik adalah suri tauladan.

 

Baca juga: Penerbit Buku Anak Terbaik di Indonesia

 

Cara Mendidik Anak yang Semakin Besar

Sejumlah pendidikan anak yang bisa diterapkan orang tua saat si kecil semakin besar di antaranya adalah mendorong kemampuan dirinya.

Yang harus dihindari adalah membanding-bandingkan kemampuan anak dan menyamaratakannya dengan teman sebayanya.

Amati kelebihan si kecil yang menonjol. Dari situ orang tua bisa mengasahnya.

Orang tua sebaiknya juga menghormati bagaimana cara belajar si kecil. Hal ini karena setiap anak memiliki cara pembelajaran yang berbeda-beda sehingga orang tua jangan terlalu menuntutnya harus begini-begitu.

Saat anak semakin tumbuh dewasa, maka ujian hidup yang akan ia temui tentunya juga akan berdatangan. Orang tua juga perlu menyiapkan anak untuk memiliki sikap optimis sehingga ia bisa terus bersikap positif dan memiliki semangat saat menghadapi berbagai masalah kelak.

Hal semacam ini bisa diwujudkan dari hal-hal sederhana seperti ajak si kecil menetapkan tujuannya sendiri dalam jangka waktu tertentu dan menanyainya cara mewujudkannya.

Setelah itu jika ia menemui kegagalan maka orang tua bisa membantunya memberikan semangat dan berpikiran positif tentang hal-hal yang ia hadapi.

Hal terakhir saat anak bertambah dewasa, maka yang perlu diingatkan adalah mengenai bagaimana caranya ia mengatur uang. Hal ini penting agar kelak si kecil tidak menjadi seorang pemboros yang berdampak buruk pada dirinya.

Artikel Rekomendasi

Tinggalkan Balasan