Cara Mengirim Naskah Buku Anak ke Penerbit

cara mengirim naskah buku anak

Cara Mengirim Naskah Buku Anak – Menjadi penulis buku anak mungkin menjadi impian bagi sebagian orang yang  memiliki hobi menulis. Namun, untuk memulai karir sebagai penulis buku, termasuk penulis buku anak, caranya gampang-gampang susah. Perlu ketekunan untuk menyelesaikan tulisan, melihat peluang pasar buku apa yang sekiranya laris dan akan banyak dibaca oleh anak-anak, serta perlu kegigihan yang besar untuk mencoba lagi dan lagi saat naskah terus-terusan ditolak penerbit.

Ada banyak kenikmatan yang bisa dinikmati oleh para penulis buku anak ketika bukunya terbit. Selain timbul rasa senang karena naskahnya bisa diterima, penulis juga bisa mendapatkan fee atas jerih payahnya.

Lantas, bagaimana cara mengirim naskah buku anak ke penerbit?

 

1. Survei Penerbit

Cara pertama untuk mengirim naskah buku anak Anda harus mensurvei dulu penerbit yang sekiranya cocok dengan naskah yang Anda tulis. Atau jika Anda belum mulai menulis, Anda bisa melakukan survei dulu kemudian nantinya menyesuaikan cerita tulisan yang akan dibuat dengan kebutuhan naskah penerbit.

Untuk lebih jelasnya, bisa membaca artikel berikut: Cara Memilih Penerbit Buku Anak

Ada sejumlah penerbit yang bisa menerima naskah buku anak. Adapun beberapa penerbit-penerbit itu adalah:

  • Charissa Publisher
  • Gramedia Pustaka Utama
  • Muffin Graphics
  • Elex Media Komputindo
  • Bhuana Ilmu Populer
  • Ziyad Visi Media
  • Penerbit Kanak
  • Scritto
  • Diva Anak
  • Indiva
  • Cikal Aksara

 

2. Pahami Cara Pengiriman Naskah

Setelah melakukan survei, selanjutnya pahami baik-baik cara pengiriman naskah ke penerbit tersebut. Setiap penerbit memiliki caranya masing-masing terkait pengiriman naskah.

Sebagai contoh, penerbit Gramedia Group cara mengirimkan naskahnya, penulis bisa membuat akun dulu di dps.gramedia.com, kemudian nantinya penulis tinggal mengirimkan naskah melalui dashboard laman web tersebut. Gramedia Group memiliki keunggulan pengiriman naskah, yakni, penulis bisa mengirimkan satu naskah langsung ke beberapa penerbit sekaligus.

Apabila naskah ditolak oleh penerbit pertama maka naskah akan segera di-review oleh penerbit kedua dan seterusnya.

Namun, bila tak mau ribet, langsung saja kirim naskah cerita anak atau naskah buku anak ke Charissa Publisher, sebagai penerbit buku anak terbaik di Indonesia.

 

3. Pahami Syarat Ketentuan Penerbit

Setiap penerbit memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda. Misalnya, penerbit F hanya menerima novel tapi tidak menerima kumcer. Atau penerbit D yang hanya menerima naskah bertemakan naskah Islami.

Sehingga supaya nantinya penulis tidak merasa ‘digantung’ terlalu lama menunggu kepastian naskahnya terbit atau tidak, maka penulis harus sudah tahu dulu aturan setiap penerbit sebelum mengirim naskahnya.

Dan jika ingin naskah diterbitkan di penerbit tertentu maka penulis harus tahu dulu apa ketentuan terbit dari penerbit tersebut.

 

4. Baca Banyak Buku Terbitan dari Penerbit Incaran

Setiap penerbit umumnya memiliki seleranya masing-masing. Karena itulah, untuk bisa mengetahui bagaimana selera sebuah penerbit, penulis harus banyak-banyak membaca buku dari penerbit tersebut.

Caranya, jika memiliki cukup uang tentunya bisa membeli buku-buku penerbit tersebut. Namun jika dana terbatas, penulis bisa memanfaatkan buku-buku yang ada di perpustakaan untuk disurvei.

Atau bisa pula dengan datang ke toko buku kemudian mengamati buku-buku yang ada di sana.

 

membaca buku anak berkualitas

 

5. Baca Pasar

Saat akan menulis buku, sebaiknya penulis juga memperhatikan tren buku yang tengah ada di masyarakat. Meskipun bukan sebuah larangan menulis tanpa mengikuti tren, namun tentunya jika tulisan kita sesuai tren, peluang keterbacaan akan jauh lebih besar.

 

6. Pahami Usia Pembaca

Jika Anda ingin menulis buku anak, maka mengetahui bahwa setiap anak memiliki kebutuhan buku yang berbeda-beda sesuai usianya mejadi hal yang sangat penting.

Semisal, apabila Anda ingin menulis buku untuk anak usia di bawah 3 bulan, maka buku tersebut haruslah memiliki sedikit teks namun memiliki lebih banyak gambar.

Adapun jika ingin menulis buku untuk anak usia di bawah 6 tahun, maka Anda harus paham bahwa kosakata anak di usia ini masih terbatas. Sehingga ketika menulis untuk usia mereka, cukup gunakan bahasa-bahasa sederhana yang sekiranya mudah dimengerti. Baca keterangan lengkapnya pada: Cara Menulis Buku Anak

 

7. Perhatikan Etika Pengiriman Naskah

Saat akan mengirim naskah, Anda harus paham mengenai etika mengirim tulisan. Hal ini penting karena menjadi penilaian penerbit terhadap kualitas diri si penulis.

Semisal, jika Anda ingin mengirim naskah via email, maka jangan sampai Anda mengirimkan naskah hanya dilampirkan saja tanpa mengisi apa-apa di badan email.

Tuliskan pengantar yang baik, singkat namun sopan dan menarik.

Selain itu jangan gunakan kalimat pemaksaan seperti “Jika sampai satu bulan tidak diterbitkan, naskah akan saya tarik.”

Nggak usah galak-galak kali ….

 

8. Perhatikan Sikap Setelah Mengirim Naskah

Usai mengirimkan naskah, jangan sampai Anda melakukan teror kepada penerbit dengan cara membombardir penerbit dengan spam email misalnya.

Bersabarlah dalam menunggu. Sembari bersabar, Anda bisa sembari melanjutkan menulis cerita yang lain.

Karena naskah yang masuk ke penerbit itu jumlahnya bisa sangat banyak, sehingga penulis harus bersabar, apalagi jika penulis belum punya ‘nama’ sebelumnya.

Namun jika sudah terlalu lama menunggu dan belum ada kepastian, maka penulis bisa mulai mengirimkan email ke penerbit dengan kalimat pertanyaan yang sopan.

Dan jika sudah sangat lama tapi kepastian tetap tak kunjung didapatkan, maka penulis bisa mengirimkan email penarikan naskah ke penerbit tersebut.

Jika sudah mengirim email penarikan naskah, penulis selanjutnya bisa mencoba mengirimkan naskah ke penerbit lain.

Penulis juga bisa datang langsung ke penerbit jika dirasa tempat tinggal tidak terlalu jauh.

Adapun jika ternyata naskah di ACC, maka langkah selanjutnya adalah penulis mengikuti arahan editor terkait revisi yang diminta. Kerjakan dengan sebaik-baiknya dan secepatnya.

Demikian pembahasan mengenai cara mengirim naskah buku anak. Semoga bisa menjadi inspirasi dan bisa menjadi informasi yang berguna untuk Anda para penulis.

Artikel Rekomendasi

Tinggalkan Balasan