Cerita Dongeng Anak Islami: Pilihan & Terbaik!

cerita dongeng anak islami

Cerita Dongeng Anak Islami – Ada banyak media untuk mendidik anak. Salah satunya adalah melalui membacakan mereka dongeng. Dongeng anak Islami adalah salah satu cara untuk mendidik si kecil dengan pemahaman Islam yang cukup ampuh.

Melalui dongeng si kecil bisa belajar bagaimana mereka menyikapi sesuatu secara lebih bijak, dan sesuai adab-adab Islam.

Aktivitas mendongeng juga merupakan cara agar orang tua serta anak memiliki kedekatan emosional yang baik. Bacakan dongeng anak Islami saat si kecil akan tertidur. Dengan membacakan dongeng, ini sekaligus mengajarkan si kecil agar gemar membaca.

Ada sejumlah dongeng anak Islami yang bisa dibacakan orang tua kepada anaknya.

Dongeng anak Islami juga bermanfaat untuk meningkatkan daya imajinasi si kecil. Selain itu juga membantu si kecil untuk meningkatkan ketrampilannya dalam berbahasa.

Lantas apa saja dongeng anak Islami yang bisa dibacakan orang tua untuk si kecil? Pilihan berikut mungkin bisa dibacakan kepada si kecil saat mereka akan tertidur

Berikut ini sejumlah pilihan dongeng anak Islami yang cocok untuk bacaan si kecil karena memiliki nilai hikmah yang cukup baik.

 

1. Kisah Nabi dan Seekor Semut

Cerita ini berkisah mengenai nabi yang bertemu dengan seekor semut. Begini ceritanya:

“Suatu hari, ada seorang Nabi beserta rombongannya tengah melakukan perjalanan. Rombongan tersebut kemudian berteduh ke sebuah pohon rindang karena gerimis mulai turun.

Namun tiba-tiba sang Nabi merasakan tangannya sakit, rupanya ia digigit oleh seekor semut.

Ia lalu bangkit berdiri dan mendapati dirinya sedang menduduki sebuah sarang semut.

Ia lantas memerintahkan rombongannya untuk membakar sarang semut tersebut.

Saat akan membakar, Allah SWT mengingatkan sang Nabi.

“Hanya karena gigitan seekor semut, engkau akan membakar suatu kaum?”

Mendengar hal tersebut Nabi sadar akan perbuatannya dan memikirkan kembali bahwa tindakannya adalah tidak adil jika membakar semua semut hanya karena satu ekor semut yang menggigit. Padahal mungkin si semut hanya mengingatkan bahwa ia salah karena menduduki sarangnya.

Akhirnya sarang dibiarkan utuh. Rombongan itu kemudian kembali berjalan saat gerimis telah reda.”

Sejumlah pelajaran yang bisa diajarkan pada si kecil dari cerita itu adalah jangan memutuskan sesuatu secara terburu-buru.

Hikmah yang lain adalah mengajarkan agar kita sebaiknya merenungi kesalahan sendiri dahulu sebelum menyalahkan orang lain.

 

2. Kisah Nabi Musa AS dan Qorun

Cerita yang lain adalah mengenai Qarun dan hartanya. Bahkan cerita ini banyak disebut sebagai asal-usul penyebutan harta karun. Berikut ini cerita selengkapnya:

“Nabi Musa AS saat memimpin Bani Israil memiliki seorang pengikut yang taat beribadah bernama Qorun.

Setiap hari pekerjaan Qorun adalah beribadah dan tidak sedikitpun memikirkan urusan duniawi.

Kehidupan Qorun dan keluarganya juga jauh dari layak. Namun Qorun sangat disegani sebagai ulama.

Suatu hari, istrinya bernama Ilza protes menginginkan kehidupan layak.

Hingga pada suatu ada dua utusan Raja Gholan yang memberinya uang sangat banyak.

Awalnya ia menolak, namun karena sang istri menerimanya pada akhirnya ia pun ikut menerima pemberian itu.

Lambat laun Qorun mulai berlimpah harta dan itu membuatnya lalai akan beribadah. Apalagi sang istri juga melarang dia pergi menemu Nabi Musa As.

Istrinya membujuk dengan mengatakan ‘saat Qorun menjadi pengikut Musa, hidupnya sangat susah.’  Akhirnya Qorun tak pernah lagi beribadah dan semakin tenggelam dengan urusan duniawi.

Suatu ketika datanglah sahabat lamanya yang terkejut dengan keadaan Qorun sekarang. Ia lantas mengingatkan Qorun untuk bersedekah atas hartanya.

Akhirnya Qorun terpaksa mendatangi Nabi Musa untuk bertanya seberapa banyak zakat yang harus dikeluarkan.

Ia terkejut karena jumlahnya sangat banyak, hingga akhirnya timbullah prasangka pada Nabi Musa.

Tak hanya sampai di situ, Qorun juga menghasut saudagar lain untuk tidak membayar zakat.

Parahnya, Qorun juga tega memfitnah Nabi Musa.

Musa kemudian berdoa dan saat itulah azab didatangkan pada Qorun.

Qorun meminta ampun namun sayang semua terlambat. Ia beserta hartanya lenyap ditelan bumi.”

Hikmah dari dongeng Qorun ini ada begitu banyak.

Di antaranya adalah keikhlasan untuk bersedekah dan membayar zakat.

Selain itu pelajaran yang lain juga mengakarkan pada anak agar tak lupa beribadah.

 

cerita anak islami

 

3. Kebaikan Berhadiah Mutiara

“Suatu hari di sebuah kota terdapat seorang ayah yang hidup bersama 4 orang anaknya.

Sang ayah tengah  berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Namun dari keempat anak, hanya Alif yang bersedia merawatnya sang ayah.

Adapun ketiga saudaranya yang lain enggan merawatnya.

Suatu hari, saat sang ayah meninggal, lagi-lagi hanya Alif yang bersedih.

Sementara saudaranya yang lain sibuk berebut harta warisan.

Akhirnya pada suatu hari Alif bermimpi bertemu ayahnya. Di mimpi itu, ia dminta ayahnya membeli ikan di pasar dekat rumahnya.

Alif awalnya mengabaikan mimpi tersebut.

Namun hampir setiap hari mimpi tersebut mendatanginya dengan mimpi yang sama.

Alif akhirnya memutuskan untuk membeli ikan dekat rumahnya sebagaimana dikatakan sang ayah dalam mimpinya.

Alif kemudian meminta sang istri untuk memasak ikan tersebut.

Saat akan dimasak, istrinya sangat terkejut. Hal ini karena sang istri mendapati dua buah mutiara di dalam perut ikan.

Mutiara tersebut begitu indah dan memiliki harga yang mahal.

Keluarga Alif pun akhirnya menjual mutiara itu dan menjadi kaya,”

Hikmah dari cerita tersebut adalah seorang anak tidak mengabaikan orang tuanya.

Selain itu cerita ini juga mengajarkan bahwa saat berbuat baik maka seseorang tak akan pernah rugi.

 

4. Penyemir yang Menjadi Haji Mabrur

Cerita dongeng anak islami selanjutnya adalah tentang penyemir yang menjadi haji mabrur. Seperti apa kisahnya? Yuk kita simak bersama.

“Pada suatu hari, hiduplah seorang tukang semir sepatu yang sangat miskin.

Tukang semir sepatu tersebut meskipun miskin tapi ia selalu merasa bahagia karena senantiasa bersyukur.

Sang tukang semir hidup dengan cita-cita ingin melakukan ibadah haji.

Agar mimpinya terwujud ia selalu menyisihkan uangnya untuk menabung agar bisa pergi berhaji.

Namun saat uang miliknya hampir terkumpul, seorang keluarga datang minta bantuan.

Keluarga tersebut membutuhkan banyak uang untuk merawat orang tuanya yang sakit.

Karena kasihan, tukang semir menyerahkan uang tabungan hajinya untuk membantu saudaranya.

Sementara itu di sebuah tempat lain hiduplah seorang saudagar kaya raya.

Saudagar tersebt kemudian bermimpi bertemu dengan Rasulullah.

Saudagar tersebut kemudian bertanya mengenai ‘Siapa orang yang ibadah hajinya diterima Allah SWT?”

Rasull kemudian menjawab bahwa ia adalah tukang semir miskin yang diterima ibadah hajinya oleh Allah SWT,”

Hikmah dari cerita tersebut adalah Berbuat baiklah tanpa pamrih agar mendapatkan pahala yang besar.

***

Demikian cerita dongeng anak islami pilihan dan terbaik. Semoga bisa menjadi inspirasi dan menjadi cerita yang bermanfaat untuk anak.

Artikel Rekomendasi

Tinggalkan Balasan