hari buku anak sedunia

Hari Buku Anak Sedunia dan Peran Penting Andersen

Hari Buku Anak Sedunia – Di Indonesia, tingkat literasi baca-tulis sudah semakin meningkat. Dengan demikian, kegiatan membaca buku pun sudah menjadi hal yang tak asing lagi. Mulai dari membaca buku anak hingga buku-buku profesional seperti tentang bisnis, manajemen, pengembangan diri, dan lain sebagainya.

Apalagi, dengan maraknya toko-toko buku online yang menawarkan begitu banyak kemudahan. Tentu saja, semakin meningkatkan tingkat literasi baca-tulis masyarakat Indonesia dan semakin mudah untuk mendapatkan buku-buku yang menarik baik dalam bentuk cetak maupun dalam bentuk digital.

Nah, buat kamu yang belum tahu nih ya, kegiatan membaca buku anak itu ada perayaannya, loh. Ada hari khususnya untuk diperingati bersama.

Tanggal berapakah itu? Tak lain dan tak bukan adalah tanggal 2 April di setiap tahunnya. Seluruh masyarakat di dunia merayakan Hari Buku Anak Sedunia.

Ingin tahu asal-mulanya? Simak aritkel ini, ya. Akan kami bahas dengan detail dan asyik. Selamat membaca!

 

Hans Christian Andersen, Bapak Dongeng Dunia

 

Hans Christian Andersen

Perlu kamu ketahui, bahwa Hari Buku Anak Sedunia pertama kali dicetuskan oleh sebuah organisasi yang bernama International Board of Books for Young People (IBBY) pada tahun 1966.

Kemudian, sejak saat itu, Hari Buku Anak Sedunia secara konsisten tetap dirayakan setiap tanggal 2 April untuk mengenang sosok yang sekarang terkenal sebagai bapak dongeng dunia, tak lain dan tak bukan adalah Hans Christian Andersen.

Masih asing dengan nama tersebut?

Coba deh ingat lagi. Waktu masih kecil, pasti pernah mendengar atau membaca buku cerita anak yang berjudul:

  • Si Itik Buruk Rupa
  • Gadis Penjual Korek Api
  • Legenda Putri Duyung

Nah, ketiganya itu yang bikin karyanya adalah Hans Christian Andersen.

Ia adalah seorang penulis cerita anak yang berasal dari negara Denmark. Dan …. hebatnya adalah beberapa karyanya sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dan masih diterbitkan hingga hari ini.

Keren banget, kan?

Lalu, mengapa pada tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Buku Anak Sedunia? Karena Hans Christian Andersen sendiri lahir di Denmark pada 2 April 1805. Tanggal kelahiran inilah yang menjadi penanda Hari Buku Anak Sedunia sebagai penghargaan atas kontribusi beliau memperkaya khazanah cerita dan buku anak bagi dunia.

Asyik banget, yah!

Walapun begitu, di mana sekarang Andersen disebut sebagai bapak dongeng dunia, namun Andersen memiliki kisah pilu dulunya.

Andersen berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Bahkan, bisa dikatakan dari keluarga kelas bawah. Ayahnya bekerja sebagai seorang pembuat sepatu. Ibunya hanya menjadi buruh cuci di rumah-rumah tetangga.

Akan tetapi, sejak kecil Andersen memang sudah menunjukkan minat terhadap cerita anak dan dongeng.

 

Baca Juga: Cara Menulis Buku Anak: 19+1 Panduan Super Lengkap!

 

Hingga akhirnya Andersen mendapat beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan kuliah dan memulai kariernya dalam bidang literasi setelah lulus. Namun, sebelum menulis buku anak, Hans Christian Andersen lebih dulu melakoni pekerjaan sebagai penulis naskah drama dan puisi.

Bahkan, sempat buku anak-anak yang dia tulis tidak dihargai dan dijual murah. Namun, karena ide-ide buku anak Andersen yang otentik membuat karya-karya Andersen abadi hingga kini.

Dengan alasan itulah Hari Buku Anak Sedunia jatuh pada hari kelahirannya.

Di beberapa negara-negara Eropa dan Amerika Serikat, setiap sekolah, perpustakaan dan toko buku biasanya menyelenggarakan event tahunan untuk merayakan Hari Buku Anak Sedunia, seperti:

  • Kegiatan mendongeng untuk anak
  • Kegiatan membaca buku anak bersama dengan penulisnya
  • Para orangtua pun tidak mau ketinggalan dalam merayakan Hari Buku Anak ini. Mereka biasanya memanfaatkan momen hari buku anak untuk mengajak anak mereka ke perpustakaan atau toko buku terdekat untuk membeli buku anak bersama-sama.
  • Kegiatan di sekolah pun tidak kalah seru. Anak-anak akan didorong untuk menulis dongeng dan ceritanya sendiri yang kemudian akan dibacakan, dipajang atau dibukukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis anak sejak dini.

Tapi memang … di Indonesia sendiri, kegiatan dalam hari istimewa ini tak semeriah di luar negeri. Semoga ke depannya Indonesia bisa ikut memeriahkan, ya ….

4 komentar untuk “Hari Buku Anak Sedunia dan Peran Penting Andersen”

  1. Ping-kembali: 10 Penulis Buku Anak Inspiratif di Luar Negeri » Penerbit Buku Anak

  2. Ping-kembali: Wawancara Penulis Buku Anak: Yoana Dianika » Penerbit Buku Anak

  3. Ping-kembali: 10 Cara Mengembangkan Bakat Menulis Anak » Penerbit Buku Anak

  4. Ping-kembali: √ 10 + 1 Manfaat Membacakan Buku untuk Anak » Penerbit Buku Anak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *