Tujuan & Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak: Penting Nih!

Pendidikan Karakter Anak – Krisis moral adalah hal yang sangat mengkhawatirkan. Jika kita melihat perkembangan media sosial saat ini tentu kita seringkali geleng-geleng kepala melihat sejumlah kelakuan netizen yang mencerminkan bagaimana krisis moral itu nyata adanya.

Karena itulah, Pendidikan karakter anak menjadi hal yang penting agar moral seseorang tidak mengalami krisis.

Para orang tua tentunya menginginkan anak-anak mereka tumbuh dengan karakter yang baik.

Akan tetapi berbabagai faktor bisa mempengaruhi karakter mereka.

Fakto-faktor seperti lingkungan akan sangat membentuk karakter anak. Padahal tak selamanya orang tua terus bisa mendampingi anaknya.

Karena itulah memberikan Pendidikan karakter yang kuat sejak dini akan membantu orang tua membentengi pembentukan karakter anaknya.

 

pendidikan karakter anak modern

 

Tentang Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter adalah upaya yang dilakukan secara sadar dan terancana guna terwujudnya suasana dan proses pemberdayaan potensi seorang anak.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi dalam proses pendidikan karakter ini di antaranya adalah sekolah maupun lingkungan rumah.

Hal ini karena seorang anak masih sangat mudah terpengaruh dengan kondisi di mana lingkungan tumbuh.

Secara sederhana pendidikan karakter memiliki fungsi untuk mengajarkan kepada anak mana yang benar dan mana yang salah.

Thomas Lickona mengatakan pendidikan karakter sangat mempengaruhi peradaban manusia. Saat moral manusia turun maka peradaban juga akan turun.

 

Fungsi Pendidikan Karakter

Lantas apa saja fungsi dari Pendidikan karakter?

Terdapat sejumlah fungsi dari pendidikan karakter anak. Fungsi tersebut yakni:

1. Membentuk dan Mengembangkan Potensi

Kakarter seorang anak sangat berpengaruh bagaimana si kecil mengembangkan potensinya. Mereka yang memiliki karakter gigih misalnya, tak akan menyerah mengembangkan potensi mereka saat menemui sejumlah masalah ketika proses pengembangan diri. Hal ini tentunya membantu dia meraih sukses di masa depan.

2. Perbaikan dan Penguatan

Pendidikan karakter akan membantu memperbaiki karakter-karakter yang negatif. Selain itu adanya pendidikan karakter juga akan memperkuat karakter seseorang.

3. Penyaring

Seseorang dengan pendidikan karakter yang baik akan mampu menyaring mana nilai yang baik dan buruk. Melalui pendidikan karakter ini pulalah jati diri bangsa bisa terbentuk.

 

Tujuan Pendidikan Karakter

Tujuan utama pendidikan karakter tentunya adalah hal yang positif seperti membentuk ketangguhan bangsa, toleransi antar sesama yang besar dan sikap gotong royong.

Adapun tujuan utama pendidikan karakter yang lain yang sesuai dengan Pancasila di antaranya:

  • Pengembangan nilai kehidupan yang penting dan perlu sehingga menjadi pribadi yang memiliki kekhasan dan mencerminkan jati diri bangsa
  • Mengoreksi perilaku yang tidak sesuai agar sesuai norma
  • Terciptanya harmoni dalam keluarga, maupun masyarakat

 

Nilai Pendidikan Karakter

Ada sejumlah nilai dalam Pendidikan karakter yang sebaiknya ditanamkan pada diri si kecil sejak dini. Maka nilai-nilai tersebut:

  • Jujur
  • Cinta damai
  • Gemar membaca
  • Mandiri
  • Toleransi
  • Tanggung jawab
  • Semangat kebangsaan
  • Rasa ingin tahu

Masih ada banyak lagi nilai pendidikan karakter yang bisa diajarkan pada anak. Yang pasti untuk memberikan pendidikan karakter ini maka orang tua harus ingat bahwa seharusnya mereka bisa menjadi contoh yang baik.

 

Baca juga: Penerbit Buku Anak Paling Sukses di Indonesia

 

Cara Menanamkan Pendidikan Karakter

Lalu, bagaimana cara menanamkan pendidikan karakter? Ini dia beberapa tips pentingnya. Selamat menyimak, ya.

1. Ajarkan Mereka Mengalah

Orang tua bisa mengajarkan pada si kecil mengenai rasa cinta dan sayang. Adapun mengajarkan cinta dan sayang ini orang tua bisa mengajarkan pada mereka mengenai arti kata pengorbanan.

Karena itu mengajarkan conta dan kasih sayang bisa dimulai dengan mengajarkan si kecil untuk mengalah pada teman dan saudaranya.

Selain itu orang tua juga bisa mengajarkan mereka bagaimana cara berbagi yang baik.

2. Ajarkan Tentang Kedamaian

Namanya anak-anak, kehidupan mereka kerap kali juga penuh dengan drama-drama. Guna menghindari drama-drama semacam ini orang tua bisa mengajarkan mereka mengenai arti penting kedamaian.

Bisa ajarkan ke mereka mengenai arti penting menjadi penengah dan mengurangi konflik yang terjadi.

Selain itu tunjukkan bahwa saling menyakiti itu menyakitkan.

3. Bantu Mereka Menjadi Anak Sabar

Semakin bertumbuh bukan tidak mungkin membuat anak menjadi sosok yang tidak sabaran.

Apalagi ketika mereka meminta sesuatu. Kerap kali anak-anak ini tak memiliki kesabaran yang baik.

Orang tua bisa membantu agar anaknya tumbuh menjadi anak yang sabar. Caranya adalah dengan mengajak mereka melakukan perjalanan jauh, menunggu khutbah yang panjang atau mengajak mereka melakukan permainan yang membutuhkan kesabaran seperti menggambar, menyusun puzzle dan sebagainya.

Cara yang lain adalah ketika si anak meminta sesuatu, orang tua juga jangan langsung menuruti. Namun biarkan si anak berusaha terlebih dahulu untuk melakukan sesuatu.

4. Berikan Contoh Berbuat Baik

Jika orang tua ingin agar anak tumbuh sebagai seseorang yang baik hati, maka orang tua harus mengajarkan kepekaan pada si kecil terhadap lingkungan sekitarnya.

Contohkan bagaimana ketika seseorang membutuhkan bantuan maka sebaiknya kita berusaha menolong.

Sebagai contoh saat seseorang bermain di taman atau sekolah dan ada anak yang sendirian, maka ajarkan untuk mengajak bermain si anak tersebut.

Hal ini sederhana namun membantu si kecil belajar memikirkan orang lain

5. Bantu Mereka Menjadi Lembut

Mengajarkan anak kelembutan adalah agar anak kelak tak memiliki sifat kasar yang berpotensi menyakiti orang lain.

Adapun cara yang bisa dilakukan yakni orang tua sebaiknya selalu berusaha berkata yang lembut saat bicara dengan anak.

Selanjutnya, orang tua bisa mengajarkan si kecil untuk menahan diri dari mengomentari hal tak perlu.

Orang tua juga bisa menunjukkan bagaimana cara halus saat mengungkapkan sesuatu dalam pikiran.

 

Artikel Rekomendasi

Tinggalkan Balasan