5+1 Cara Unik Memahami Perkembangan Bahasa Anak!

perkembangan bahasa anak

Perkembangan Bahasa Anak – Bahasa adalah alat komunikasi antar setiap makhluk hidup. Melalui bahasa, manusia berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Bahasa menjadi salah satu yang sering digalaukan orang tua saat anak-anak masih menginjak usia 1-3 tahun.

Pasalnya, di usia ini, anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda antara satu dan yang lainnya. Tak jarang orang tua merasa khawatir saat anak belum juga pandai bicara padahal anak di sekitarnya sudah begitu pandai.

Namun, tenang saja, selama kita sudah mengupayakan yang terbaik, berbicara hanya masalah waktu.

Lantas bagaimana cara memahami tingkat perkembangan bahasa anak?

 

A. Memahami Klasifikasi Usia

Orang tua sebaiknya memahami mengenai perkembangan bahasa pada usia anak pada umumnya. Ini supaya orang tua tenang ketika anak belum bisa bicara seperti harapannya, namun juga supaya mereka aware jika ternyata memang ada kemungkinan penyebab anak susah bicara. Beberapa faktor seperti kondisi kesehatan tertentu yang menyebabkan si kecil susah ngomong.

(1). 0-8 Minggu

Ini adalah usia bagi bayi untuk mendengarkan dan mencoba mengikuti setiap suara yang ia dengar. Pada usia ini si kecil akan berkomunikasi dengan merespon percakapan orang yang dilihatnya dalam jarak tertentu melalui gerak dan ekspresi wajah

Saat usianya menginjak 6 minggu si kecil akan mulai mengenali suara sang ibu dan merespon suara yang dikenalinya.

(2). 8-24 Minggu

Pada usia ini si kecil akan mulai memperdengarkan suara yang lucu dengan pengucapan kata-kata sederhana seperti ‘eh’, ‘ah’, ‘uh’, serta ‘oh’.

Mereka juga akan mulai mengucapkan beberapa konsonan seperti ‘m’, ‘p’, ‘b’, ‘j’ dan ‘k’.

Semakin meningkat usia ia mungkin juga akan mengeluarkan kata-kata yang tak memiliki arti. Mereka akan mulai bermain dengan suaranya sendiri dan terus mengulang apa yang didengar dari suaranya sendiri.

(3). 28 Minggu-1 Tahun

Ketika anak-anak berusia 28 minggu, anak akan mulai bisa mengucapkan kata seperti ‘ba’, ‘da’, ‘ka’ dengan jelas.

Saat menginjak 32 minggu beberapa kata sudah mampu ia ulang. Sedangkan saat 48 minggu satu patah- dua patah -katanya mulai memiliki makna.

(4). 1 Tahun-18 Bulan

Semakin banyak kata yang ia mengerti. Berbagai objek yang ia lihat juga mulai banyak yang ia pahami.

Di usia yang ke 15 bulan ia mulai dapat berekspresi dengan kata-kata yang banyak ia dengar.

(5). 18 Bulan-2 Tahun

Pada usia ini si kecil mulai bisa berekspresi dengan banyak kata. Perbendaharaannya mulai banyak. Mereka juga mulai bisa menjawab ‘tidak’, atau menunjuk ‘di sana’, ‘di situ’ dan sebagainya.

(6). 2-3 tahun

Usia ini 200-300 kata mulai dikuasai anak. Mereka juga mulai senang bicara sendiri.

 

B. Berikan Perhatian Penuh

Untuk mengetahui tingkat perkembangan bahasa anak, maka berikanlah perhatian penuh untuknya.

Memberikan perhatian penuh untuk si kecil akan membantu orang tua mengetahui bagaimana si kecil telah mencapai tahapan-tahapan baru dalam perkembangan bahasanya.

Dengan memberikan perhatian penuh, sang ibu mudah berkomunikasi dengan si kecil meski ia belum pandai bicara sekalipun.

Perhatian penuh juga membantu si kecil merasa aman, dan tenang. Ini baik untuk perkembangannya. Selain itu perhatian penuh ini membantu memberikan stimulus si kecil untuk berbahasa dan berkespresi.

Perhatian penuh penting pada usia bayi karena si kecil mengandalkan ibunya untuk memandangnya dan memahami perasaannya.

 

ajak komunikasi anak

 

C. Jauhkan dari YouTube atau Smartphone

Smartphone dan Youtube tidak bisa memberikan interaksi yang cukup. Itu tidak memberikan stimulus yang diperlukan.

Jika ingin mengetahui tingkat perkembangan bahasa anak maka jauhkan kedua hal tersebut. Karena smartphone dapat mengacaukan pola normal kemampuan bahasa anak.

Selain itu Youtube dan Smartphone memperlambat si kecil dalam menyampaikan ekspresinya.

 

D. Pancing dengan Gambar atau Pertanyaan

Sebagai cara mengetahui tingkat perkembangan bahasa anak, orang tua dapat mulai memancing pertanyaan-pertanyaan atau dengan gambar-gambar.

Apabila anak bisa menunjuk dengan tepat maka kemampuannya sudah meningkat. Namun jika belum, orang tua harus membantunya memberikan jawaban. Secara perlahan maka si kecil akan semakin mudah mengerti.

 

E. Aktivitas Pergaulan

Membawa anak berintraksi dengan anak-anak lain dapat membantu si kecil meningkatkan kemampuan berbahasanya.

Selain itu mereka akan mulai mengenali kehidupan sosial sejak dini. Tentunya membiarkan si kecil berinteraksi perlu disertai dengan pengawasan orang tua.

Selain itu, dengan cara ini Anda bisa melihat bagaimana tingkat berbahasa si kecil dengan melihat bagaimana ia merespon percakapan lawan bicaranya selain Ibu.

Namun ingat,  ini bukanlah sarana membandingkan, yang membuat orang tua insecure. Ingat selalu bahwa perkembangan setiap anak berbeda.

 

F. Ajak Bernyanyi

Saat si kecil diajak bernyanyi, orang tua bisa melihat tingkat perkembangan bahasa mereka. Apakah mereka dalam tahap mengikuti irama, mulai mengerti maksud kata-kata dalam lagu, atau dalam tahap mulai bisa menirukan kata-kata dalam lagu.

 


 

Demikian beberapa hal penting dalam perkembangan bahasa Anak. Jangan lupa belikan buku-buku anak di penerbit buku anak terbaik di Indonesia, yakni Charissa Publisher.

Artikel Rekomendasi

Tinggalkan Balasan